Kemeja pada pria adalah salah satu item penting yang wajib dimiliki untuk menunjang penampilan setiap harinya. Berbagai jenis Kemeja ini dapat di pakai untuk acara formal dan juga non formal. Namun ada tips memilih kemeja pria agar sesuai dengan kepribadian dan ukuran tubuh Anda. Pemilihan kemeja yang salah bukan hanya merusak penampilan namun juga membuat Anda kehilangan rasa percaya diri.

Tips Memilih Kemeja Pria

1. Pilihlah Warna Kemeja Yang Sesuai

Hal paling penting ketika akan memilih kemeja adalah warnanya. Ada beberapa warna yang hanya cocok ketika digunakan untuk satu acara, misalnya menghadiri acara resmi, bekerja, atau bersantai. Begitu juga ketika Anda memiliki jabatan penting pada tempat Anda bekerja, maka Anda juga harus menyesuaikan warna kemeja.

  • Warna Konserfatif

Warna ini lebih banyak digunakan ketika menghadiri wawancara pekerjaan. Contoh warna konservatif ini adalah warna putih, putih pudar, biru muda, dan abu-abu muda. Beberapa warna tersebut cenderung aman untuk dikenakan dan membuat Anda terlihat lebih profesional tanpa terkesan berlebihan.

  • Warna Cerah

Penggunaan warna ini lebih banyak dipakai ketika Anda akan menghadiri pesta atau acara lain dimana akan dihadiri oleh banyak rekan-rekan Anda. Contoh warna ini adalah hijau, merah muda, atau oranye yang merupakan warna popular saat ini. Penggunaan pakaian dengan warna ini akan membuat Anda terlihat menonjol dan tidak kusam.

  • Paduan Beberapa Warna

Bagi Anda sebagai pekerja, tentunya akan sering bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Pemilihan kemeja yang sesuai juga sangat penting. Anda bisa memilih baju dengan motif kotak dengan paduan dua atau tiga warna seperti hijau, biru, dan abu-abu yang menyatu agar tampilan kebih terkesan rapi namun tetap casual.

2. Pilihlah Motif Kemeja Yang Cocok

Beberapa warna yang telah dibahas diatas merupakan warna yang paling mudah untuk dipadukan dengan jenis pakaian lainnya. Bagi Anda yang mungkin tidak begitu menyukai corak polos atau ingin mencoba corak lain, Anda bisa memilik beberapa motif seperti garis-garis atau motif kotak-kotak. Berbagai motif ini akan cocok Anda gunakan untuk berbagai kesempatan yag berbeda.

  • Kemaja polos

Motif polos merupakan motif yang paling aman dan paling praktis untuk digunakan hampir pada semua acara. Kemeja polos ini juga paing mudah untuk dipadukan dengan asesoris lain seperti dasi, baik dasi polos maupun dasi bermotif, juga dengan celana baik celana formal maupun celana non formal. Warna yang paling banyak digunakan adalah hitam, abu-abu, biru muda, dan putih.

  • Kemeja Motif

Kemeja dengan motif ini akan lebih cocok digunakan untuk Anda para pekerja kantor dengan posisi menengah. Selain itu kemeja bermotif juga bisa digunakan sebagai outfit ketika Anda akan jalan-jalan, pesta, atau berkumpul dengan teman-teman Anda. paduan beberapa warna pada motif ini akan menambah kesan casual namun tetap rapi.

Pemilihan motif kotak-kotak atau motif bergaris juga mempunyai kegunaan yang berbeda. Contohnya untuk motif kotak besar dengan warna cerah akan cocok dikenakan ketika menghadiri acara yang santai dan tampilan yang casual. Sedangkan untuk motif garis halus lebih baik Anda kenakan ketika bekerja, atau menghadiri pernikahan.

3. Pilihlah Kerah Yang Pas

  • Kerah Bentuk Lancip

Kerah ini adalah jenis kerah kemaja yang lazim digunakan. Pada tepi kerah akan mengarah ke bawah dengan sudut 60° dan ada sedikit jarak pada titik temu kedau kerah tersebut. Kesan yang dimunculkan dengan penggunaan kerah ini adalah agar bentuk wajah yang bulat dapat terlihat lebih panjang dan ramping.

  • Kerah Lebar

Bentuk kerah ini dianggap sebagai kerah yang memperlihatkan jiwa muda dan semangat pemakainya. Kerah ini hampir mirip dengan kerah lancip hanya ujungnya dipotong mengarah kebawah sebesar 90° dan jarak antara masing-masing ujung kerah lebar. Kesan dari kerah ini adalah membuat efek wajah menjadi bulat bagi Anda yang memiliki bentuk wajah lonjong.

4. Memilih Model kemeja

Kemeja yang ada saat ini pada umumnya terdiri dari model ramping, lebar (tradisional),dan juga model atletis. Setiap model pada kemeja ini memiliki kecocokan untuk orang-orang dengan bentuk tubuh, selera, serta ukuran yang berbeda-beda.

  • Kemeja dengan model ramping memang dijahit khusus sesuai dengan bentuk tubuh. kemeja ini lebih terkesan fit body, sedikit ketat pada bagian dada dan samping badan. Karena sifatnya yang fit body maka hampir tidak ada celah atau ruang pada bagian samping dan belakang tubuh. Model ini sangat cocok untuk orang yang bertubuh kurus dan ingin tampil modern.
  • Kemeja dengan model atletik mempunyai rancangan penuh pada bagian dada namun ramping pada bagian pinggang. Kemeja ini banyak digunakan oleh para olah ragawan yang mempunyai tubuh berotot pada bagian lengan dan dadanya. Bentuk kemeja ini tidak longgar namun memang lebih besar untuk bagian atas agar dada dan lengan yang berotot tetap muat.
  • Kemeja dengan model lebar ini mempunyai ukuran standar kemeja pada umumnya. Bentuknya akan cenderung menggantung saat Anda menyematkan ujung kemeja ke dalam celana sehingga akan terasa longgar dan mempunyai ruang yang lebih banyak untuk bisa bergerak atau berjalan. Kemeja ini cocok digunakan untuk Anda yang memiliki tubuh besar.

5. Memilih Bahan Kemeja

Secara umum, kebanyakan bahan kemeja yang digunakan adalah berjenis katun dan linen. Setiap bahan ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga akan terasa beda ketika Anda mengenakannya. Peruntukan dari masing-masing bahan juga berbeda, tidak semua bahan bisa digunakan untuk semua acara.

  • Bahan Linen

Merupakan bahan kemeja yang mempunyai serat sangat kuat, bahan ini dapat menyerap cairan sebesar 20% dan dapat mengalirkan udara pada kemeja dengan mudah. Linen ini mempunyai tekstur yang licin. Kemeja dengan bahan linen ini mampu menahan panas dan cocok jika digunakan pada musim dingin, terutama ketika jalan-jalan, atau pesta yang santai.

  • Bahan Katun

Bahan katun ini juga memiliki serat yang kuat dengan prosentase penyerapan terhadap cairan sebesar 25%. Bahannya lembut dan cocok digunakan untuk smeua situasi baik formal maupun nonformal.

6. Memilih Size Yang Tepat

Tips berikutnya adalah memilik ukuran atau size yang tepat untuk kemeja yang akan Anda kenakan. Jangan sampat terlalu kecil atau justru terlalu besar. Ukuran ini dapat Anda hitung dari lingkar leher  dan panjang tangan Anda. Untuk lebih detailnya, berikut adalah ukuran kemeja yang umum di pasaran:

Ukuran Kemeja Lingkar Leher Panjang Tangan
Small 14 – 14½ inci 32 – 33 inci
Medium 15 – 15½ inci 32 – 33 inci
Large 16 -16½ inci 34 – 35 inci
XL 17 – 17½ inci 34 – 35 inci
XXL 18 – 18½ inci 35 – 36 inci

Memilih kemeja pria yang pas dan sesuai memang penting dilakukan. Tujuannya adalah agar penampilan Anda pas dan sesuai dengan acara yang Anda ikuti. Jangan sampai karena kesalahan pemilihan kemeja ini dapat membuyarkan acara Anda. Tips memilih kemeja pria diatas semoga dapat membantu untuk menentukan kemeja yang pas sesuai tubuh dan karakter Anda.

Shop Now at Alaskaki Concept Store